Tutorial Sablon

alat sablon kaos

0

 

Ada beberapa alat sablon kaos dan bahan yang digunakan untuk sablon kaos, ada yang namanya screen bentuknya yang mirip dengan plastik namun sebetulnya bukan, rackel yang pegangannya menggunakan kayu sebagai alat pegangannya, tinta yang merupakan bahan dasar yang sangat penting dan menentukan, karena bahan yang baik dengan kualitas yang tinggi ini akan berpengaruh terhadap tingkat ketahanan serta kualitasnya. Untuk mempelajari hasil desain yang menggunakan alat sablon kaos ini sebagai medianya anda bisa download alat sablon kaos ini melalui situs media online yang menyediakan berbagai fasilitas download alat sablon kaos. by: desain kaos.

desain sablon kaos

0

Di dalam dunia desain sablon kaos banyak degradasi warna yang dipakai agar pelanggan tertarik akan kualitas gambar sablon yang ada pada kaos sablon yang kita buat. Dan juga dalam dunia sablon ada tekhnik khusus yang digunakan untuk memisahkan warna yang satu dengan warna yang lain yaitu biasa disebut dengan tehnik pisah warna.

Pisah warna atau juga biasa dikenal juga sebagai separasi warna adalah proses pemisahan warna desain menjadi beberapa warna sesuai dengan jumlah warna dalam suatu desain. Pisah warna secara umum dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

1. Pisah Warna Full Color
Pisah warna full color menggunakan pendekatan CMYK (Cyan, Magenta, Yellow & Black). Dengan bantuan photoshop warna dipisah menjadi 4 warna dasar. Hasil dari pemisahan warna dengan cara ini dapat berupa dot atau titik lembut dangan sudut warna yang berbeda antara satu dengan yang lain. Biasanya cara ini digunakan untuk sablonan dengan warna yang kompleks atau grafis.

2. Pisah Warna Spot Color
Teknik ini biasa digunakan untuk pisah warna sesuai dengan keinginan kita. Misalnya, satu desain kaos terdiri atas 4 warna dasar, maka kita harus memisahkan slide kedalam 4 warna tersebut. Caranya mudah, dengan bantuan Coreldraw, warna akan dipisahkan sesuai warna dasar masing masing dan kemudian tinggal di print tiap warnanya kedalam klise ataupun screen.

Proses penyablonannya, untuk full color terdiri dari 4 bibit warna, CMYK. Sedang Spot Color tergantung dengan jumlah warnanya yang anda inginkan.

Yang paling penting adalah, akurasi saat penyablonan, harus tepat dan pas , jangan sampai tidak pas sehingga warna akan saling tumpuk. Untuk menghindari saling tumpuk warna atau kekurangan pas saat sablon, biasanya diberikan tambahan 2 mili untuk gambar yang intersection. Agar gambar dan warna lebih pas dan lebih bagus setelah dilihat.

Naaah inilah artikel dari kami tentang seputar pisah warna pada sablon kaos. Aapbila anda ingin mengetahui lebih banyak lagi seputar dunia sablon, maka kunjungilah website kami di www.sablonkaosmurah.com. Terima kasih.

Screen untuk sablon kaos

0

Harga screen tergantung kerapatan kain screen. Semakin rapat semakin mahal. Kerapatan ditandakan dengan T-xx (xx adalah angka) semakin besar angkanya semakin rapat. Kalau butuh lebar A3 (29,7 x 42) maka screen yang di pake perlu toleransi 10cm kanan kiri dan 10 cm atas bawah dengan kata lain pake screen 40 x 50.
Kalau harga sangat relatif tergantung kerapatan*pastinya*, merk kain, jenis rangka yg di pake.
kira2 saja 30.000 – 100.000/biji

Untuk rakel harganya dihitung /cm. Ini juga relatif, bisa beli hanya karetnya saja atau sekalian pegangannya. Bentuk ujung rakel juga menentukan harga. Pegangan juga menentukan harga, ada pegangan dari kayu ada dari almunium.
harga kira2 2000 – 5000/cm.

Tinta/pasta yang dimaksud menyerap bisa memakai superwhite. Harga tergantung merek dari 30.000 – 80.000/kg. Obat afdruk/emulsion banyak merk nya, ada photosol, diazol, photo x dll

Photosol setau saya sekilo 45.000 tapi bisa juga beli 1/4 kg

Penguat screen setelah diafdruk murah. 1 liter kalo tidak salah sekarang sekitar 15.000/kg

sumber : kaskus.us

Sablon Kaos Digital

0

Akan ada saatnya digital sablon menggantikan manual sablon. And the time is near…

Digital sablon dari kualitas lebih baik dari manual sablon. Silahkan cek di forum-forum t-shirt di luar negeri. Tapi untuk dalam negeri, saat ini banyak orang tidak sudi menggunakan digital sablon karena bahan dasar yang dipakai hanya dua pilihan (sublimation dan Transfer paper).

Sublimation dari durabilty sangat baik artinya warna tidak akan berkurang atau pudar walaupun dicuci berkali-kali sepanjang umur dari kaos tersebut. Kekurangannya adalah: hanya bisa di transfer di bahan yg mengandung polyurethan. Di sini umumnya hanya bisa dipakai pada kaos PE, TC dan satin. Tentu saja banyak yang tidak suka memakai bahan ini karena panas dan tidak menyerap keringat. Di luar negeri banyak bahan yang bagus, enak dipakai dan tidak panas (contoh merk hanes khusus sublime – dibuat dengan benang double pada bagian luar mengandung poly dan bagian dalam full cotton). Kekurangan kedua: hanya bisa di bahan terang (putih terbaik). Di luar negeri sudah ada tinta warna putih (opaque) yang dipakai sebagai base sehingga bisa ditransfer di atas kain warna gelap (hitam).

Transfer paper: keuntungannya adalah bisa di atas kain apasaja (katun, kanvas, dll). Proses mudah, menggunakan tinta printer biasa. Ada dua jenis, untuk kain gelap dan terang. Kekurangannya: umur pemakaian sangat rendah. Hanya bisa dipakai beberapa kali cuci, warna pudar, retak atau sobek. Ini cocoknya hanya untuk  even-even tertentu yg hanya sekali pakai (atau beberapa kali saja).

Digital sablon yang sering dipakai:

  1. Bahan flex dan foil (sejenis film utk cad cut). Dapat di potong menggunakan cutting plotter. Keuntungannya warna solid dan ada yg glitter, gold, silver, reflective, dsb. Proses pemotongan sama spt cutting sticker. hanya saja kemudian di transfer ke kaos. Durability nya: superb! kalos sudah dipakai sangat lama tapi kualitas flex tetap seperti baru.
  2. Bahan flock, seperti flex tapi saja bisa di print (sublime). Print di atas tinta sublime, ditransfer kemudian di cut. Bahan bertekstur seperti beludru.
  3. Bahan ecosolvent, diprint menggunakan bahan ecosolvent (sering dipake utk digital printing large format utk outdoor dan indor). Di print kemudian press ke kaos.

sumber : kaskus.us

Digital T-Shirt : Transfer Paper

0

Transfer paper memiliki dua jenis :

  1. Untuk light fabric (kaos terang/putih)
  2. Untuk dark fabric (kaos gelap/hitam)

Tinta:
1. Original ink (epson durabrite ‘s the best) –> disarankan.
2. Kalo pake infus, gunakan tinta pigmen –> tidak apa-apa lah
3. Laserjet –> bagus juga tapi sayang toner nya mahal.
**Jangan gunakan tinta infus yg dye ink –> cepat luntur hanya warna saja yg lebih bright.

Proses:
A. Utk paper kaos putih:

  1. Design
  2. Print terbalik (mirror) pada kertas transfer.
  3. Letakan kertas yg di print menghadap kaos.
  4. Press dgn mesin heatpress (100-150 drajat, 5-10 detik) atau menggunakan strika gosok perlahan dan merata.
  5. Lepaskan (kupas) lapisan penutupnya setelah dingin.

B. Utk paper kaos hitam:

  1. Design
  2. Print (jangan di mirror)
  3. Letakan di atas kaos (bagian terprint menghadap ke atas).
  4. Tutup (lindungi) kertas transfer dengan kertas khusus (seperti kertas minyak) — beli selalu ada kertas ini di dalamnya–
  5. Press dengan mesin heatpress (100-150 drajat, 5-10 detik) lepaskan kertas pelindung tadi setelah dingin.

Keuntungan pakai sistem ini:
1. Kerjaan mudah. Proses cepat.
2. Gambar full color as far as printer bisa ngeprint.
3. Dapat di atas kaos cotton, Polyester, polycotton, silk, kanvas, dsb.

Kerugian:

  1. Diperlukan perawatan khusus untuk kaos yang dicetak dengan transfer paper (cuci tidak di kucek/sikat, tidak menggunakan bleach, tidak boleh rendam terlalu lama, jgn gunakan pengering dryer machine, sebaiknya diangin2kan saja, setrika tidak langsung kena transfer paper, jangan dipakai tidur).
  2. Jika menggunakan tinta infus dye ink cepat luntur.
  3. Seapik apapun dalam merawat kaos, transfer paper akan rusak, pecah, atau terkelupas setelah beberapakali cuci (10-20X cuci jika durawat dengan baik).

Target market:
Jenis digital transfer ini sebaiknya (efektif) digunakan untuk even-even tertentu yang memerlukan penanganan cepat (seperti kampanye, acara tv, panitia acara live music, just for fun dsb). Bukan untuk konsumen yang menginginkan kaos untuk dipakai selamanya.

sumber : kaskus.us

Digital T-Shirt : Sublimation

0

Jenis Tinta:
Khusus sublime

Printer:

Inkjet (epson)

Kertas:

1. HVS –> boleh aja
2. Inkjet –> banyak yang pakai
3. Kertas khusus sublimation –> paling bagus

Proses:
1. Design
2. Print terbalik (mirror) di kertas
3. Letakan di atas kaos (warna terang dan mengandung polyester) gambar menghadap kaos.
3. Press dengan mesin heat press (200-250 derajat, 40-50 detik)


Keuntungan:

1. Proses cepat, mudah, gak ribet
2. Warna cerah million colors.

Kerugian:
1. Hanya bisa di kaos yang mengandung polyester (PE, TC, polycotton, silk, satin). –> ini banyak yang kurang suka dengan jenis bahannya.
2. Warna akan semakin cerah jika mengandung polyester 100%. –> kaos makin panas.
3.Hanya bisa di kaos warna terang. –> tidak ada tinta warna putih.

Target market:
Efektif untuk kaos rombongan (tour), even-even kantor, kelompok anak-anak sekolah, dsb yang tidak mengutamakan personal touch. Biasanya market perorangan banyak yg complain mengenai kualitas bahan kaos.

Go to Top
You might also likeclose
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.